Lombok Cyber – Indonesia, kalau tidak dijajah tidak asyik…!  itulah kira-kira ungkapan yang pas untuk mengungkapkan rasa kecewa warga negara yang tidak mendapatkan perlakuan yang adil dari negara ini, yang katanya Indonesia adalah negara yang merdeka, berdaulat adil dan makmur.

Sudah merdekakah kita? sebuah pertanyaan yang sering terlontar dari benak penulis ketika menyaksikan ketidak adilan di Negara Republik Indonesia ini, dimana sering kali terjadi prilaku deskriminasi pada kalangan tertentu yang menilai SDM lokal tidak mampu bersaing dengan SDM luar.

Praktek seperti ini kerap kali dijumpai pada banyak tempat. Sebagai contoh kecil ketika negara ini ingin melakukan perubahan membangun sarana publik dibidang informasi dan komunikasi selalu melirik dan mempercayakan tenaga ahli dari luar untuk membangun sistem tersebut. padahal jika kita membuka kedua mata kita dan mencoba untuk tidak memandang dengan sebelah mata, banyak sekali terlihat generasi muda yang sanggup membuatnya dan tak kalah hebat dengan karya luar.

mengingat banyak sekali putera-puteri indonesia yang berbakat serta kompeten dibidangnya masing-masing khususnya teknologi informasi yang telah menjadikan negara Indonesia sebagai salah satu negara yang sangat disegani di dunia siber (cyber) atau yang akrab ditelinga kita disebut sebagai dumai (dunia maya). Pemuda -pemudi berbakat tersebut tak hanya berasal dari perkotaan, mereka juga banyak berasal dari Desa, kampung-kampung terpencil.

NTB sebagai salah satu Provinsi wilayah Indonesia bagian tengah banyak memiliki sumber daya manusia yang melek teknologi, tercermin dari tumbuhnya berbagai komunitas IT diantaranya :

  1. Lombok Cyber adalah forum diskusi Teknologi Informasi yang berdiri pada tanggal 15 oktober 2008 yang kini telah memiliki member sebanyak 23.000 member terdaftar. komunitas ini sempat dilirik oleh perusahaan IT asing yang berasal dari negara Belgia untuk berkerja sama membangun sistem informasi properti di Asia yang rencananya akan berpusat di Indonesia dan akan ditempatkan di senggigi-lombok. pada tahun 2009 owner perusahaan tersebut datang ke lombok dan bertemu langsung dengan pengurus dan member lombok cyber.
  2. komunitas pengguna linux indonesia (KPLI) NTB yang akrab disebut Kaipang, komunitas ini dipercaya untuk mengelola website induk KPLI seindonesia yang beralamat di www.linux.or.id dan masih banyak komunitas lainnya yang memiliki visi yang sama untuk memajukan ilmu pengetahuan di Negara Republik Indonesia ini.

Terlepas dari komunitas, banyak juga individu-individu yang berasal dari NTB yang menjadi icon dunia IT indonesia. ada yang berprofesi sebagai dosen di STMIK AMIKOM JOGJA seorang gadis yang berasal dari lombok yang menyelesaikan studi S2nya di new zeland, pemuda yang berasal dari lombok yang pernah mengajar IT di singapure, pemuda yang berasal dari kota BIMA yang menjadi staff IT di Gedung cyber dan masih banyak yang lainnya.

Harapan penulis, kedepannya Negara ini khususnya daerah NTB tercinta lebih memperhatikan SDM lokal serta memberi dukungan kepada mereka untuk tetap berkarya sehingga mereka bisa menghasilkan karya yang bermanfaat bagi Negara ini serta memupuk rasa bangga pada diri mereka menjadi warga Negara Indonesia.